DUSUN BAMBU BANDUNG dan SAPU LIDI RESTO (BANDUNG TRIP BAG 1)

4:42:00 PM

 

Tahun baru kemarin kami sekeluarga memutuskan untuk berlibur singkat ke Bandung. Mengunjungi tempat-tempat rekreasi yang belum pernah kami datangi, salah satunya ke Dusun Bambu Leisure Park ini. Kami berangkat pagi-pagi sekali pada tanggal 1 Januari 2015 dengan harapan orang-orang yang habis berpesta tahun baru kecapekan dan tidur sampai siang sehingga jalanan ke Bandung menjadi lancar. Benar saja, Alhamdulillah kami sampai Bandung hanya dalam waktu 1,5 jam saja, cihuuyyy!.


Memasuki kota Bandung, kami istirahat sebentar untuk buang air kecil di sebuah pom bensin dan langsung meneruskan perjalanan tujuan utama kami ke Dusun Bambu. Alhamdulillahnya lagi, perjalanan ke Dusun Bambu pun lancarrr carrr carrr. Antrian masuknya pun belum banyak, hanya sekitar 5 mobil didepan kami. Asik sekali yah? Nggak terbayang kalau kami kesiangan sedikit saja. Kami tiba dipintu masuk Dusun Bambu kira-kira pukul 09.00 WIB. Tapi begitu masuk kearea parkir, ternyata sudah cukup lumayan mobil yang parkir disitu.

Oiya, untuk menuju Dusun Bambu ini tidak terlalu sulit kok. Patokannya adalah pertigaan terminal Ledeng belok kiri terus naik keatas. Kalau pernah dengar Kampung Gajah, nah ikuti saja jalan menuju kesana dan nanti akan terlihat petunjuk-petunjuk untuk menuju ke Dusun Bambu. Dusun Bambu terletak di Jl. Kolonel Masturi KM.11 Cisarua, Bandung dengan nomor telepon 022 - 82782020. Tiket masuk kemari terbilang murah, untuk 2 tahun keatas dikenakan biaya sebesar Rp. 10.000/orang dan Rp. 5000/mobil. Pas sampai, adik sepupu saya memberi tahu kalau kamera yang saya bawa dan sudah saya charge sebelumnya ternyata tidak ada memorinya!! Ah kesal dan gemas sekali rasanya. Mengapa begitu pelupanya saya meninggalkan memori kamera dilaptop. Akibatnya saya jadi tidak semangat untuk berfoto. Jadi saja, foto-foto yang saya ambil diatas menggunakan kamera Iphone seadanya. Dan beberapa foto terakhir saya ambil dari website Dusun Bambu.

Begitu turun dari mobil, kita ternyata masih harus mengantri semacam "shuttle car" dari Dusun Bambu yang disebut Wara-Wiri. Mobil terbuka yang berwarna-warni ini naik turun ke area rekreasi bergantian mengantar yang pulang dan yang baru datang. Bisa juga bagi yang malas mengantri berjalan kaki menuju area rekreasi melewati pematang sawah dan sungai kecil menanjak keatas. Saya sebenarnya sanggup berjalan kaki dan lebih menyenangkan juga sepertinya. Tapi berhubung saya mengajak ibu dan tante saya yang mungkin sudah tidak sanggup lagi jadi ya kami memutuskan untuk mengantri saja.

Begitu sampai diarea, kami diturunkan di kaki tangga Pasar Khatulistiwa. Pasar ini berupa counter-counter diteras bangunan dengan makanan yang dapat dibeli dengan menggunakan voucher yang sebelumnya ditukarkan dengan sejumlah uang. Didalam area gedung terdapat oleh-oleh khas Bandung bagi yang ingin berbelanja. Kami memutuskan untuk sarapan dengan membeli makanan Pasar. Harga makanan disini menurut saya terbilang cukup mahal,apalagi jika dibandingkan dengan Floating Market. Saya wanti-wanti pada anggota keluarga untuk tidak makan terlalu banyak karena kita masih akan makan siang lagi nanti. Rencana saya, sekalian saja untuk makan siang di restoran Burangrang. Tapi saat saya berencana untuk mem-booking-nya resto tersebut belum dibuka padahal jam sudah menunjukkan waktu jam 11.00 WIB.

Akhirnya saya kembali kearea makan. Pada saat itu ada beberapa pertunjukkan tari-tarian dan permainan tradisional khas sunda. Tapi saya memutuskan untuk menuju ke area memberi makan kelinci. Ternyata bukan hanya fasilitas memberi makan kelinci yang ada, tapi ada pula menghias cupcake, memanah, melukis, dan menangkap ikan. Tentu saja pos menangkap ikan paling banyak dikerubungi anak-anak, hihihi. Begitu pula Nala yang langsung semangat begitu melihat ikan-ikan yang bisa dia tangkap sendiri menggunakan serokan. Padahal niat saya mau mengajak dia memberi makan kelinci.

Puas bermain dengan ikan, akhirnya Nala mau bermain dengan kelinci. Awalnya dia semangat sekali saat masih melihat kelinci dari luar pagar kandang. Begitu masuk dan para kelinci semangat makan wortel yang mau kita berikan, Nala langsung mengkeret memeluk saya hihihi. Jadilah malah ibunya yang kasih makan kelinci dan Nala malah minta-minta keluar dari kandang. Oiya, untuk memberi makan kelinci ini cukup murah, hanya dengan Rp. 15.000 kita akan diberikan sebuah keranjang kecil berisi potongan wortel. Kelincinya juga lucu-lucu.

Hari semakin siang, dan kami coba langsung menuju ke resto Burangrang. Receptionist-nya pun sudah ada. Tapi begitu kami ingin reservasi, ternyata resto baru buka pukul 12.00 WIB dengan konsep all you can eat buffet yang perorangnya seharga Rp. 150.000++ !! Padahal hanya dengan menu sunda-an semacam ikan, sayur, sambal dan semacamnya, belum termasuk minum pula. Resto baru buka dengan konsep ala carte pada pukul 15.00 WIB. Sungguh konsep yang aneh dengan harga yang tidak masuk akal menurut saya.

Akhirnya kami memutuskan untuk makan siang diluar Dusun Bambu, dan jatuh pada pilihan Sapu Lidi karena pas juga sejalan arah pulang dari Dusun Bambu. Begitu sampai, karena persis jatuh pada jam makan siang kami jadi kesulitan mendapatkan tempat yang nyaman. Namun, lagi-lagi kami beruntung Alhamdulillah ada keluarga kecil yang sudah selesai makan diarea lesehan dan memberikan tempatnya untuk kami hihi... Makanan disini terbilang enak dengan harga yang sesuai.

Selesai makan kami langsung turun menuju hotel. Kami menginap di hotel Ardjuna di area Ciumbeleuit. Perjalanan menuju hotel tidak semulus perjalanan kami sebelumnya. Kali ini kami merasakan macetnya Bandung yang tidak jauh berbeda dengan Jakarta. Untung selama perjalanan dari tempat satu ke tempat lain sampai perjalanan pulang ke hotel, Nala tidur dengan nyenyak dimobil. Kasian juga kalau dia harus merasakan macetnya Bandung yang super karena libur tahun baru. Sampai dihotel kecuali saya dan suami semuanya sudah puas tidur dimobil. Gantian mereka yang bermain dengan Nala dan ibu bapaknya tepar karena kecapekan hahah..


xoxo,
Tal


You Might Also Like

10 comments

  1. nala nya lucu banget ihh mbaa, hihihi. kapan2 kalo aku main ke bandung mau main2 ah ke sana juga. anyway salam kenal ya mba :)


    from: Saturday Love Sunday

    ReplyDelete
  2. Asik banget ya, apa lagi jika ramai-ramai bersama keluarga. Anak-anak pasti senang.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaa.. kesini memang lebih seru bersama keluarga terutama kalau punya anak kecil.. lebih seru :)

      Delete
  3. makasih banyak atas informasinya gan.
    benar2 sangat meanrik dan sangat bermanfaat sekali gan..
    mantap..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya Bagus Menambah Pengetahuan Tempat rekreasi yang baru Tentang dusun Bambu

      salam,,










      Jual Bambu murah solo

      Delete
  4. Konsep restaurannya masih begitu ngk ya . Siang all u can eat and jam 15 baru carte ?

    ReplyDelete
  5. Very helpful suggestions that help in the optimizing topic,Thanks for your sharing.

    หนังไทย

    ReplyDelete

Really love to hear what you think! ;)