I'M OFFICIALLY MOTHER OF 2 BEAUTIFUL DAUGHTER

7:59:00 PM


Alhamdulillah, tanggal 23 September 2015 pukul 17.13 WIB anak kedua saya telah lahir dengan proses persalinan normal. Setiap anak punya cerita yang berbeda, pun rejeki yang berbeda... So here's my new journey with 2 beautiful daughter begins...


Saat itu pukul 00.00 WIB, saya bersiap untuk tidur. Hehe, iyaa memang saya kalau tidur larut malam sekali hingga menjelang pagi. Apalagi sejak hamil, malah jarang tidur dibawah jam 12 malam. Tiba-tiba perut bagian bawah saya sakit seperti mau datang bulan, serta pinggang belakang pun terasa panas. Tapi saya tetap mencoba untuk tidur. Setelah gagal mencoba tidur selama setengah jam, saya curiga hari itulah saya akan kehadiran tamu kecil kembali. Saya bangun dari posisi tidur dan mencoba duduk berharap sakitnya akan hilang, tapi ternyata tidak. Saya pun mencoba untuk berdiri dan berjalan mondar-mandir kamar berharap sakitnya hilang juga, tapi ternyata tetap sakit per 5 hingga 10 menit. Saya tunggu hingga pukul 01.30 WIB tanpa membangunkan suami. Karena sakitnya tak kunjung reda, akhirnya saya memutuskan membangunkan suami saya dan bilang kalau saya mulai merasakan mulas yang teratur.

Karena jarak rumah dengan rumah sakit cukup jauh, jadi kami memutuskan untuk langsung berangkat ke rumah sakit saja. Mau berangkatnya rada mellow rasanya karena harus meninggalkan si Kakak yang beberapa bulan belakangan malah semakin lengket sama ibunya. Bismillah saya berangkat ke rumah sakit dengan Kakak Nala saya titipkan ke mama dirumah.

Singkat cerita saya masuk ke ruang observasi dan melakukan pemeriksaan CTG untuk mendeteksi aktifitas kontraksi dan detak jantung bayi. Ternyata apa yang saya rasakan memang benar adalah kontraksi namun masih ringan dan detak jantung bayi masih bagus Alhamdulillah. Setelah lapor ke dokter melalui telepon, suster mengatakan kalau saya harus diobservasi hingga pukul 7.30 WIB.

Deg-degan, Excited, khawatir, ngantuk karena sakit semalaman, kepikiran Kakak Nala dirumah semua jadi satu. Ternyata aktifitas kontraksi meningkat dan dokter menginstruksikan untuk tetap berada dirumah sakit. Karena ketuban saya belum pecah, kami diminta untuk pindah kekamar perawatan terlebih dahulu dan siangnya diminta turun untuk pemeriksaan CTG lagi. Alhamdulillah dikamar perawatan, saya bisa tidur walau sebentar dan tetap sambil terbangun karena kontraksi.

Siang hari sekitar pukul 11.30 WIB saya diminta turun kembali keruang observasi untuk melakukan pemeriksaan CTG. Kontraksi semakin bagus namun (lagi-lagi) pembukaan kurang bagus dan mengharuskan saya (lagi-lagi) diinduksi T.T. Semakin stres karena harus merasakan induksi lagi, ditambah hari itu urusan pekerjaan datang bersamaan membuat pembukaan saya semakin terhambat. Pasrah, Lillahita'ala atas keputusan dokter yang mengharuskan saya diinduksi lagi, hanya berdoa supaya dikuatkan oleh Allah SWT.

Siang itu, sekitar pukul 13.00 WIB infus induksi mulai disuntikkan. Rasanya lelah sekali karena hanya tidur sekitar 2 jam saja sejak sakit semalaman dengan perut mulas secara konstan. Menjelang Ashar, dokter datang kembali dan memeriksa lagi bukaan saya, induksi dipasang mencapai ukuran maksimal agar hari itu saya bisa melahirkan. Sakit kontraksi semakin bertambah, tapi saya masih bisa menahan sakit sambil mengatur napas.

Hingga dokter kembali datang, dan menginstruksikan untuk memecahkan ketuban pada pembukaan kelima. RASAANYAAAAAAAA! Begitu ketubah dipecahkan dan posisi tidur saya dimiringkan kekiri, si Baby langsung meluncur ke "pintu keluar"! Ladies and gentleman, please beware of werewolf! :))))). Langsung beringas dong si kembaran Kate Middleton ini, hahaha. Teriak-teriak tanpa ngeden! Haduhilah... Kelar banget deh waktu itu. Eh, belum selesai sampai situ bahu si adek nyangkut dulu hwaaa.

Nggak lama....


Keliatan deh makhluk mungil lucu yang InsyaAllah kami beri nama Eshmaal Nimitya Kaneishia sambil sayup-sayup saya dengar suara orang bertakbir. Karena hari itu adalah malam takbiran dan esok harinya Idul Adha. Nimi lahir sedikit lebih besar dari Kakaknya, dibantu oleh dokter yang sama dengan dokter Kakaknya dulu, Dr. Diah Sartika di RSIA Kemang Medical Care di hari orang-orang melaksanakan wukuf di Arafah. Nggak terasa air mata ibu jatuh lagi seperti dulu ibu melahirkan Kakakmu Nak.. :')


InsyaAllah Nimi bisa menjadi pembenar dan kehidupan bagi ibu bapak sesuai dengan namamu ya Nak...


Welcome to the world my sweetheart... together we rule the world!

You Might Also Like

3 comments

  1. cantik banget babynya mbak...selamat ya mbak :) semoga jd anak yang soleh salam kenal

    ReplyDelete
  2. Alhamdulillah senengnya baca lahiran normal, semoga saya juga bisa lahiran normal alami lancar, tfs ya!

    ReplyDelete

Really love to hear what you think! ;)