NURSERY HUNTER

4:23:00 PM


Saat memutuskan untuk memberikan ASI eksklusif untuk anak saya sejak anak pertama hingga anak kedua, tidak pernah terpikirkan kalau ada begitu banyak tantangan dan cobaannya. Sounds lebay eh? Hehehe. Tapi terus terang, begitu saya mulai menyusui Nala untuk pertama kalinya, nggak ada tuh momen-momen kaya diiklan-iklan yang ibunya dengan tenang dan tersenyum manja waktu nyusuin anaknya haha. Waktu saya dulu pertama nyusuin Nala, yang ada saya meringis kesakitan karena baik saya maupun Nala sama-sama masih belajar. Perlekatan masih salah sehingga air susu yang sudah banyak diproduksi oleh payudara tidak bisa keluar dengan lancar mengakibatkan kebengkakan dan saya meriang. Itu baru hari pertama dan kedua di rumah sakit.


Begitu pulang kerumah, welcome to the real motherhood hehehehe. Seminggu pertama, puting lecet bukan main. Rasanya seperti disayat-sayat sementara Nala masih selalu ingin menyusu. Jadi pada saatnya Nala nangis ingin menyusu, saya langsung keringat dingin. Seringkali sambil menyusu saya pun sambil menangis meremas-remas pakaian atau suami kalau sedang didekatnya hehehe. Saat itu yang ada dipikiran saya, oh pantas saja banyak yang lebih memilih memberi sufor kepada anaknya karena begitu berat tantangan yang harus dihadapi. Sempat juga terpikir oleh saya untuk menyerah, tapi Alhamdulillah dukungan suami dan keluarga membuat saya kuat melewati masa-masa terberat dari menjadi seorang ibu baru.

Itu baru salah satu tantangan menyusui yang saya hadapi waktu memiliki Nala, anak pertama saya sekitar 3 tahun lalu. Saat itu, kampanye pro ASI baru beberapa bulan belakangan digalakkan sehingga belum banyak gedung-gedung di Jakarta yang memiliki Nursery yang layak. Sebagai ibu baru, saya mau refreshing dong walau bayi masih baru beberapa bulan hihihi, kan sumpek dirumah terus.

Saya ingat waktu itu saya ke sebuah Mal besar dibilangan jakarta utara. Pasti semua tahu, nah disana saya cari-cari Nursery untuk ganti popok Nala. Di mal yang sebegitu luasnya, Nursery yang ada pada waktu itu terletak dilantai paling atas kalau tidak salah dan terletak pojok sekali dekat dengan kamar mandi dan keciiiilll sekali cuma satu bilik yang saya sendiri pun mau masuk susah. Aduh sedih banget deh kalau inget, serius kecil banget kaya kamar mandi. Saya pribadi kurang rajin bawa-bawa apron menyusui, karena Nala dulu kalau baru dipasangkan apron saja udah jerit-jerit nangisnya karena ngga nyaman. Jadi, buat saya Nursery itu sangat penting apalagi di mal-mal.

Beruntung sekarang kampanye pro ASI bagi saya sih sangat berhasil. Senang ya sudah banyak sekali ibu-ibu yang sadar akan pentingnya ASI. Walau masih ada juga yang dengan mudahnya menyerah untuk memberikan ASI walau ASI mereka dengan derasnya keluar. Keberhasilan kampanye tersebut juga membawa efek positif bagi mal-mal besar dijakarta saat ini yang telah menyediakan nursery-nursery yang layak bahkan bagus dan nyaman bagi para ibu dan anak lho. Salah satunya di mal favorit saya di Kota Kasablanka, huehehe. Nursery di sana salah satu yang ternyaman yang pernah saya gunakan. Terang, besar, bersih, dan bagus nurserynya. Namun, kalau ada pengembang KoKas yang baca (hehehe) masukan saja dari konsumen setia ini, kalau bilik menyusuinya sebaiknya ditambah. Karena saat ini semakin banyak ibu-ibu yang menggunakan nursery, dan itu artinya semakin banyak ibu-ibu yang pro ASI pula.


Ngomongin soal Nursery, saya happy banget karena ternyata produk toilettries bayi favorit saya dan anak-anak concern banget dengan pembangunan nursery ini. YES! Cussons Baby akan mendonasikan Rp 500 untuk setiap anak yang mengikuti kompetisi CBK4. Dana donasi akan digunakan untuk membangun nursing room di lokasi umum. Yuk ikutan kompetisinya di:

http://cbk.cussonsbaby.co.id

#CBK4

FB : https://www.facebook.com/CussonsMumMe.Id/

Twitter: https://twitter.com/cussonsmumme_id

Web : http://cussonsbaby.co.id

Microsite: http://cbk.cussonsbaby.co.id

You Might Also Like

2 comments

  1. Aku juga jrg mba nemu nursery yg bgs, nyaman dan agak gedean... biasa memang seuprit bgt luasnya, bikin kita juga jd ga betah lama2 di dalam -__-..

    ReplyDelete
  2. Wow cakep amat yaa nurserynya Kokas... Kalo denger Kokas kebayang macetnya pas weekend >_< makanya hampir ga pernah ke sana. Iyaa nyusuin pake apron pasti diawali dengan jejeritan bayinya risih. Tapi kalo udah makleppp nempel, dianya lumayan tenang sih :p

    ReplyDelete

Really love to hear what you think! ;)