KULINER HALAL DI BALI

5:33:00 PM


 

Sepertinya sudah seringkali saya bilang kalau saya tuh cinta banget sama Bali. Saya sudah beberapa kali liburan ke Bali dan terakhir kali ke Bali tahun kemarin bersama keluarga dan anak-anak. Saya cinta Bali bukan hanya karena pantainya. Tapi saya juga cinta sama budayanya, ambience-nya, dan makanannya.


Banyak yang masih ragu ke Bali karena mikir akan susah sekali makanan halal disana.  Karena mayoritas penduduk Bali beragama Hindu dan tidak makan daging sapi jadi banyak makanan khas Bali yang memang menggunakan daging Babi sebagai penggantinya.

Tapi karena sebenarnya sudah sejak lama Bali menjadi tujuan destinasi wisata baik domestik maupun mancanegara, sudah banyak makanan lain yang masuk dan justru menjadi khas Bali atau hanya ada di Bali.

Saat liburan bersama ibu saya, lebih sulit lagi mencari makanan yang benar-benar halal sesuai standarisasi ibu saya. Salah satunya kalau makan ayam atau sapi, apakah binatang tersebut disembelih dengan cara yang islami. Memang seringkali kita lupa bagian itunya ya karena banyak yang menganggap kalau tidak ada Babi sudah pasti halal. Saya sendiri masih sering longgar huhu.

Disini saya ingin berbagi sedikit pengalaman kuliner saya di Bali yang InsyaAllah rata-rata halal dan sudah pernah saya cicipi atau yang saya tahu.

1. Warung Nasi Pedas Bu Andika
Saya pertama kali coba makanan ini pada waktu berbulan madu 5 tahun lalu bersama bapak suami. Sebenarnya warung nasi ini semacam warteg gitu lho. Tapi rata-rata makanannya pedas dan murah banget dulu sih. Nggak tahu deh kalau sekarang, masih murah nggak?. 

Warung yang saya cicipi ini waktu itu berada dijalan raya Kuta dekat dengan pusat wisata utama dan toko baju Joger kalau nggak salah. Yang asiknya lagi, warung ini buka 24 jam!.


2. Ayam Betutu khas Gilimanuk
Ayam Betutu Gilimanuk ini juga saya coba pertama kali waktu bulan madu. Ada dua jenis ayam betutu, yang basah dan goreng. Keduanya enak menurut saya, tapi bapak suami lebih suka yang goreng.

Ayam betutu ini mirip sama ayam woku khas manado kalau menurut saya. Rasa rempahnya cukup kuat ditambah plecing kangkung dan sambal matah makin sedap. Harganya pun terbilang sangat terjangkau. Kios ini sekarang sudah punya banyak cabang dan tersebar diseluruh pelosok Bali. Bahkan sudah ada cabang Jakarta lho.


3. Ayam Plengkung
Yang satu ini sebenarnya ayam goreng khas jawa timur dengan diberi sedikit sentuhan khas Bali. Lokasi ayam plengkung ini ada di jl. raya kuta juga. Nggak sulit nemuin resto ini kok karena dekat juga dengan pusat penjualan kaos Joger dan plang nama yang cukup besar. Ayam goreng ini bisa jadi alternatif makanan Halal di Bali.


4. Seafood Jimbaran
Yang satu ini memang nggak boleh dilewatkan kalau ke Bali. Selain udah tentu halal, makan seafood tepat dipinggir pantai, dengan kaki telanjang menginjak pasir yang lembut sambil memandang sunset bersama orang-orang tercinta terdengar sempurna kan?.

Tapi hati-hati juga kalau mampir kesini. Restoran seafood yang terletak di pantai Jimbaran ini banyak sekali pilihannya. Karena persaingan bisnis, nggak jarang resto yang "ngejebak" konsumennya dengan harga yang asal banget.Berdasarkan review, ada beberapa restoran yang direkomendasikan kalau ke Jimbaran. Diantaranya Menega resto, Made Bagus resto, Bawang Merah resto, dan Ganesha resto.

Nah kekurangan dari resto-resto disini rata-rata pelayanannya lama dan ada beberapa testi yang bilang kalau pegawainya lebih mengutamakan bule dibanding konsumen lokal. Udah biasa banget sih ya di Bali yang kaya gini. Namun kalau malam, resto-resto disini menyiapkan hiburan bagi konsumennya seperti tari tradisional Bali dan live music yang seru.


5. Warung Cabean
Warung makan kecil ini terletak juga dijalan raya kuta. Tepatnya diseberang hotel Harris Kuta. Sesuai namanya, saya sih sudah expect akan seperti apa rasa makananannya. Sudah pasti pedas dong.

Warung ini pernah saya review juga disini saat saya dan suami iseng cari makanan baru di Bali. Rasa pedasnya menyengat secara diam-diam. Bagi saya yang penyuka makanan pedas, pedas disini bisa dibilang 8,5 dari 10. Saya sampai berlinangan air mata sambil makan! Hehehe.


6. Warung Wardani
Saya cukup sering mendengar nama Warung Wardani yang menjual makanan khas Bali. Sewaktu kami berlibur, warung ini menjadi penyelamat sarapan kami saat mendarat dengan penerbangan pertama di bandara I Gusti Ngurah Ray.

Lokasi yang paling dekat dengan Bandara hanya 5 menit setelah keluar dari Bandara kalau kita menuju ke pusat kota. Menu di warung ini standard nasi Bali dengan lauk sate lilit, ayam suwir pedas, dan lawar kacang panjang (kalau ngga salah ingat). Harga sepaket komplit sekitar Rp 35.000-an tanpa minum. Mereka juga menyediakan menu untuk anak-anak.


7. Sop Ikan Laut Mak Beng.
Nama Mak Beng waktu itu sering wara-wiri ditimeline sosial media saya. Setiap teman yang ke Bali pasti mampir ke tempat makan ini. Banyak orang yang bilang kalau ke Bali wajib coba sop ikan satu ini.

Saya suka sekali makan makanan laut. Tapi saya belum pernah coba sop yang berbahan dasar ikan. Walaupun pecinta seafood, tapi dibayangan saya yang namanya seafood apalagi ikan disayur itu rasanya akan amis. Karena penasaran dan nekat, dari semua anggota keluarga cuma saya yang mencoba sop ikan yang fenomenal tersebut. Yang lainnya hanya makan nasi dengan ikan goreng saja.

Suapan kuah pertama langsung bikin saya senyum lebar. Rasanyaaa segerrr banget dan nggak ada amis-amisnya sama sekali. Cerita makan ditempat ini juga sudah saya bagikan disini.


8. The Halal Boys
Yang satu ini adalah cabang tempat makan yang sudah ada di Jakarta. Bertempat di jalan petitenget, kerobokan, Halal Boys ini berupa food truck dengan menu nasi yang diberi topping daging kambing atau ayam dengan bumbu ala timur tengah.

Kemarin saya nggak sempat cobain padahal penasaran banget. Next time pengen cobain yang dicabang Jakarta saja deh.


Selain makanan yang saya sebutkan diatas, masih banyak pilihan makanan lain yang tentunya halal seperti restoran padang atau fast food. Untuk masakan padang, ada baiknya membeli diresto yang sudah punya nama dan cukup terkenal.

Selain karena jaminan halalnya, rasa dan harga pun sesuai dengan yang akan kita dapatkan. Pengalaman ibu saya beli nasi padang diresto padang kecil, malah mahal karena rasa dan kualitas yang didapatkan nggak sesuai dengan harga yang dibayarkan.

Kalau Moms, ada rekomendasi kuliner halal lainnya kah di Bali? Kindly sharing yaaa....















*disclaimer : beberapa sumber foto diatas saya ambil dari google. Jika ada yang tidak berkenan fotonya digunakan silahkan mengirimkan email.

You Might Also Like

7 comments

  1. Favorit aku mak, ayam betutu, endes pedesss, hahayyy,
    Tp kpm2 nyobak yg ada list ini mah, tengkiu ya mak udh dilist in, :)

    ReplyDelete
  2. Bener mba, di Bali memang sudah cari tempat makan yg benar-benar halal tanpa B2.. :(
    Ayam betutunya yg enak ada Men Tempeh, menurutku lebih enak dr yg gilimanuk hihi. Ada di Krisna resto gallery.. Trs nasi ayam yg enak ada nasi ayam bu oki & nasi pedas bu hanif. Favorit :)

    ReplyDelete
  3. Kalau someday saya ke Bali bisa jadi rekomendasi ini. Makanan halal memang harus masuk initerary juga ya kalau mau bepergian ke tempat yang menu halalnya sulit.

    ReplyDelete
  4. ngiler seafood jimbaran...
    tampilannya udah bikin perut kriul2..hahaha

    ReplyDelete
  5. Sama mbak kadang juga masih kecolongan hehe. Infonya bermanfaat banget kalau nextime ke bali lagi :)

    ReplyDelete

Really love to hear what you think! ;)