JAPAN TRIP DAY 5 : BIWAKO VALLEY, SHIGA, OSAKA

6:19:00 PM





Setelah hari sebelumnya kita cuma jalan-jalan sekitaran Osaka dan badan saya nggreges, Alhamdulillah hari ini sudah lebih baik dan kita akhirnya akan ketemu saljuuuuu. Inget cerita hari ke 3 yang kita malah keliling Tokyo setelah rencana ke Hakone untuk main salju zonk?.


Abis itu kita langsung browsing lagi untuk cari tempat main salju di Osaka. Ketemulah nama Biwako Valley di Shiga Prefecture. Perjalanan menuju Biwako sekitar 1 jam dari stasiun Shin-Osaka dan setengah jam dari Kyoto.

Saat nulis mengenai Biwako ini, saya langsung terbayang-bayang gimana indahnya rumah-rumah tradisional dikanan kiri kereta diperjalanan menuju lokasi. Aduh, damai banget liatnya. Anak-anak main kasti kaya difilm doraemon, rumah-rumah tradisional dari kayu dan rumah-rumah Nobita itu menemani perjalanan kami untuk ketemu salju.

Anak-anak dan bapak pun excited banget liat pemandangan tersebut. Untuk sampai ke Biwako Valley, cukup naik kereta yang berhenti di stasiun Shiga kok. Kemudian akan ada shuttle bus setiap jam yang akan membawa kita ke Biwako Valley.

Kalau lagi spring atau autumn gitu sepertinya akan bagus banget Lake Biwa ini. Jadi dibawah gunung itu ada danau yang luas sekali kaya laut. Sayang kami sekeluarga ngga sempat berfoto didanau itu.

Sebelum memutuskan untuk ke Biwako Valley ini, padahal saya udah research semua Snow Resort yang ada di Tokyo. Yak, tapi itulah yang namanya manusia berencana Tuhan yang menentukan yaaahh buibuukk. Si Biwako ini lagi-lagi nggak masuk banget didaftar ittinerary. Asli mendadak banget nentuinnya kan.






Tapiii, ndilalah Alhamdulillah-nya, akomodasi dan lokasi serta harga total yang harus dikeluarkan tuh jauh lebih murah dan mudah dibanding ke Snow Resort di Tokyo loh. Untuk menuju ke Snow Resort di Tokyo, total budget yang harus dikeluarkan itu yang paling murah sekitar minimal 20.000 yen dengan jarak perjalanan minimal 2 jam.

Sementara di Biwako Valley ini, kita diharuskan naik Ropeway untuk bisa sampai diarea bersaljunya yang mana berada diatas gunung bangeett. Asli sih umur nggak boong ya hahaha, biasanya saya suka hal-hal ekstrim, tapi kemarin itu lemes banget dan tegang banget naik ropeway. But, what an experience! Seru!.

Untuk naik Ropeway, dewasa hanya diharuskan membayar 2500 yen saja perorang, dan anak diatas 3-6 tahun cukup membayar 600 yen saja, Nimi pun gratis, HAPPY!. Kemudian kami hanya akan bermain di Snowland saja. Yaitu area untuk anak-anak bermain salju.








Untuk main diSnowland cukup membayar 500 yen saja perorang tanpa menyewa pakaian anti air. Jadi kalau ditotal biaya kami untuk main di Snow resort ini cukup dengan 7600 yen saja belum termasuk transportasi.

Untuk akomodasinya pun terbilang sangat terjangkau. Tiket kereta menuju Shiga kalau ngga salah sekitar 1300 yen perorang dewasa dengan menggunakan kereta biasa ya bukan Shinkansen. Total biaya yang dikeluarkan untuk kami sekeluarga jadi hanya 10.200 yen saja. Saya senang luar biasa. Maklum yaaa ibu-ibu kudu mikir kalau mau keluarin duit :p.

Sebelum main salju, kami makan terlebih dahulu. Sulitnya saat sampai disana hanya 1 resto saja yang buka. Karena sepertinya resto-resto di Jepang hanya buka pada saat jam makan saja. Kebetulan kami sampai sudah lewat jam makan siang. Yah bismillah saja deh mengenai kehalalannya, karena kasian anak-anak juga belum sempat makan siang.




Setelah makan siang kami bersiap-siap untuk main. Alhamdulillah cuaca waktu itu cukup terang dan ada matahari, Yeay!. Tapiii lagi-lagi si Adik susah dibilangin. Nimi nggak mau pakai jaket saat masuk area salju.

Awal-awal masih okay, lama-lama saya tau dia kedinginan tapi tetap kekeuh nggak mau pakai jaket dan perlengkapannya. Si Ibu spanneng lah takut anaknya hipotermia. Akhirnya Nimi diangkut bapaknya keluar area dan dibujuk untuk pakai jaket, Alhamdulillah Nimi mau pakai.

Tapi Nimi tetap nggak mau pakai sarung tangan. Wajahnya mulai membiru dan dia diam aja. Paniklah si ibuk kann, langsung angkut keluar area menuju ke dalam ruangan untuk peluk Nimi supaya hangat. Saat itu saya sendiri belum lama main salju.

Paling-paling hanya sekitar 30 menit in total. Karena pada saat saya tanya lagi si adik apakah mau main keluar lagi atau tidak, Nimi nggak mau main lagi maunya Nenen aja, baique. Jadilah Kakak dan bapak saja yang meneruskan main salju.

Nggak berapa lama, hujan turun cukup deras dan semua orang keluar dari area karena suhu serta kabut juga semakin turun. Akhirnya kami memutuskan untuk pulang karena hujan nampaknya tidak akan reda. Yah total waktu kami main salju sekitar 45 menit saja sepertinya... hhh...

Tapi kami semua happyyyy sudah berhasil ketemu salju yang ternyata mirip es serut hahaha. Walau perjuangan untuk ketemu si Salju lumayan yah dan mainnya cuma sebentar banget, tapi kami tetep Happyyyyy!. Kalian sudah pernah ketemu salju bloom? Share pengalaman kalian dong saat ketemu saljuu :)

You Might Also Like

0 comments

Really love to hear what you think! ;)